Rantai Emas

Program Rantai Emas (Rehabilitasi Pantai Entaskan Masyarakat Setempat) merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun 2011 untuk memulihkan kualitas lingkungan pesisir khususnya ekosistem mangrove, sekaligus memperbaiki perekonomian masyarakat. Sebagaimana diketahui, rusaknya ekosistem mangrove memberikan pengaruh yang besar terhadap kemiskinan masyarakat pesisir. Nelayan yang menggantungkan hidup dari alam semakin kesulitan menangkap ikan karena ekosistem mangrove sebagai tempat biota bertumbuh, telah dikonversi menjadi tambak dan kelapa sawit. Peningkatan kerusakan lingkungan pesisir (mangrove) berdampak pula terhadap laju abrasi dan erosi diwilayah pesisir yang pada akhirnya menyebabkan perubahan garis pantai. Menghadapi hal ini, diperlukan upaya-upaya pemulihan yang sistematis dan menyeluruh.

Melalui Program Rantai Emas, masyarakat yang berada di sekitar hutan mangrove didorong untuk berpartisipasi dalam upaya perlindungan dan pelestarian hutan mangrove . Diperlukan upaya peningkatan penyadaran masyarakat agar muncul inisiasi dari masyarakat untuk melindungi dan melestarikan hutan mangrove. Guna mendukung upaya tersebut, masyarakat perlu dibekali dengan ketrampilan untuk melakukan rehabilitasi, konservasi, dan pengelolaan hutan mangrove.

Program Rantai Emas dimulai dengan melakukan inventarisasi kerusakan kemudian membentuk kelompok penyemai atau penanam mangrove atau kelompok transplantasi terumbu karang. Jumlah anggota setiap kelompok disesuaikan dengan kondisi setempat. Melalui pembentukan kelompok-kelompok ini diharapkan Program Rantai Emas dapat berjalan secara berkesinambungan.

Kabupaten Subang memiliki garis pantai yang membentang sejauh 68 km, menjadikan wilayah pesisirnya sangat strategis dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Subang. Wilayah ini memiliki potensi yang cukup besar karena mempunyai banyak sumber daya alam. Hal ini tampak dari kenyataan sampai saat ini bahwa wilayah pesisir menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang didukung oleh adanya pemukiman  penduduk, pelabuhan, kawasan industri serta sarana dan prasarana lainnya.

Program Rantai Emas di Kabupaten Subang dilaksanakan mulai tahun 2014 melalui kegiatan Sosialisasi Rantai Emas pada tanggal 20 Maret 2014 yang dihadiri oleh seluruh Kepala SKPD terkait, Pemerintah Kecamatan , Pemerintah Desa Se-Pantura Subang  serta masyarakat pesisir khususnya masyarakat  petani mangrove Pantura Subang. Kedepannya, Program Rantai Emas akan dilaksanakan melalui pembentukan pilot project dan pelatihan keterampilan bagi para petani mangrove di kawasan Pantura. Melalui Program Rantai Emas, diharapkan pemerintah daerah dan masyarakat pesisir dapat bahu membahu memperbaiki dan mengakomodasi persoalan ekosistem mangrove untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.