Bidang Pengawasan, Pengendalian dan Pemulihan

Kepala Bidang Pengawasan, Pengendalian dan Pemulihan : NANO SUMPENA, S.Pd, M.Si

Bidang Pengawasan, Pengendalian dan Pemulihan mempunyai tugas pokok menyusun bahan dan menyelenggarakan pengawasan, pengendalian dan pemulihan sebagai upaya untuk mencegah, menanggulangi dan memulihkan pencemaran, kerusakanĀ  lingkungan serta menganalisis dampak lingkungan dan menyusun neraca kualitas lingkungan hidup. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Bidang Pengawasan, Pengendalian dan Pemulihan mempunyai fungsi :

  1. Perumusan dan penyusunan kebijaksanaan teknis di bidang pengawasan, pengendalian dan pemulihan kualitas lingkungan hidup serta ekosistemnya.
  2. Penyusunan bahan dan pelaksanaan pemantauan daya dukung alam terhadap segala aktivitas pemanfaatan sumber daya alam.
  3. Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian terhadap perusakan lingkungan yang berkaitan dengan kebakaran hutan, kerusakan lahan, kerusakan kawasan, lindung/daerah penyangga, daerah pantai/pesisir dan laut, penambangan serta penerapan sanksi sesuai dengan akibat yang ditimbulkan.
  4. Pelaksanaan pemulihan kualitas lingkungan.
  5. Penganalisaan dan pengevaluasian kegiatan pengendalian dampak lingkungan serta penyusunan neraca kualitas lingkungan hidup atau status lingkungan hidup daerah.
  6. Pengaturan dan pelaksanaan konservasi keanekaragaman flora dan fauna.
  7. Pelaksanaan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam rangka pelaksanaan tugas.
  8. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas di bidang pengawasan, pengendalian dan pemulihan.

Bidang Pengawasan, Pengendalian dan Pemulihan membawahkan 2 (Dua) Subbidang, yakni Subbidang Analisa, Evaluasi dan AMDAL dan Subbidang Konservasi, Rehabilitasi dan Reklamasi.

A. SUB BIDANG ANALISA, EVALUASI DAN AMDAL

Kepala Subbidang Analisa, Evaluasi dan AMDAL : ANI CAHARANI, ST., MT.

Subbidang Analisa, Evaluasi dan AMDAL mempunyai tugas pokok menyiapkan, menganalisa dan mengevaluasi rencana kegiatan dalam upaya pencegahan pencemaran/perusakan lingkungan serta menganalisa, mengevaluasi pemanfaatan sumber daya alam dan menyusun neraca kualitas lingkungan hidup atau status lingkungan hidup daerah. Dalam melaksanakan tugasnya, Subbidang Analisa, Evaluasi dan AMDAL mempunyai fungsi :

  1. Perumusan kebijaksanaan teknis di bidang pengendalian danĀ  pencegahan pencemaran kualitas air, kerusakan pesisir/pantai dan laut, pencemaran udara, tanah serta pengelolaan limbah dan limbah bahan berbahaya/beracun.
  2. Pelaksanaan analisa dan evaluasi sebagai upaya dalam pelaksanaan pengendalian, pengawasan dan pencegahan terhadap pencemaran/perusakan lingkungan hidup sebagai akibat kegiatan tertentu yang berupa pencemaran air, udara, tanah serta kerusakan lingkungan pesisir/pantai dan laut.
  3. Penyusunan neraca hidup daerah serta keanekaragaman flora dan fauna.
  4. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan laboratorium lingkungan hidup.
  5. Pemantauan dan pengevaluasian pelaksanaan kegiatan analisa, evaluasi dan AMDAL.
  6. Pelaksanaan koordinasi dengan unit kerja dalam rangka pelaksanaan tugas.
  7. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas.

B. SUB BIDANG KONSERVASI, REHABILITASI DAN REKLAMASI

Kepala Subbidang Konservasi, Rehabilitasi dan Reklamasi : WATY DARMAWATY, S.Pi, M.Si

Subbidang Konservasi, Rehabilitasi dan Reklamasi mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan, membina dan mengkoordinasikan upaya perlindungan, rehabilitasi dan reklamasi terhadap sumber daya alam yang rusak dan tercemar akibat suatu kegiatan. Dalam melaksanakan tugasnya, Subbidang Konservasi, Rehabilitasi dan Reklamasi mempunyai fungsi :

  1. Perumusan kebijaksanaan teknis di bidang konservasi, rehabilitasi dan reklamasi sesuai dengan jenis dan tingkat pencemaran/kerusakan yang ditimbulkan dan/atau yang cenderung ditimbulkan.
  2. Pemantauan lingkungan, pengkoordinasian dan pelaksanaan kegiatan di bidang konservasi, rehabilitasi dan reklamasi sumber daya alam.
  3. Penyebarluasan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan dunia usaha dalam upaya perlindungan, rehabilitasi dan reklamasi untuk melestarikan sumber daya alam serta keanekaragaman flora dan fauna.
  4. Pelaksanaan pemantauan dan pengevaluasian pelaksanaan konservasi, rehabilitasi dan reklamasi.
  5. Penyiapan bahan/pedoman dan petunjuk teknis sebagai dasar hukum untuk menegakan hukum dan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup.
  6. Pengendalian dan pengawasan kegiatan proses pengolahan pada industri, pembangunan fisik dan pemanfaatan sumber daya alam darat dan laut yang mempunyai dampak sosial dan lingkungan.
  7. Pelaksanaan koordinasi pengawasan dengan instansi terkait sebagai proses penegakan hukum dan peraturan peundang-undangan di bidang lingkungan hidup.
  8. Pelaksanaan fasilitasi penerapan dan pengenaan sanksi yang melanggar baku mutu dan kriteria baku kerusakan/pencemaran lingkungan yang merugikan/meresahkan masyarakat.
  9. Pelaksanaan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam rangka pelaksanaan tugas.
  10. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan tugas.